DJP Jakarta selatan rekruitmen mahasiswa untuk menjadi anggota SPN

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan merekrut pendamping petugas Sensus Pajak dari kalangan mahasiswa. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang pegawai Kanwil DJP Jakarta Selatan, Dedy Antropov. “Kanwil DJP Jakarta Selatan mempunyai strategi khusus untuk menyukseskan Sensus Pajak di tahun 2012 ini, yaitu dengan melakukan rekrutmen mahasiswa pendamping petugas Sensus Pajak”, tandasnya. Menurut Dedy, hal ini dilakukan karena ketentuan pelaksanaan Sensus Pajak yang ada memang memperbolehkan perekrutan tenaga pendamping pelaksana Sensus Pajak dari kalangan luar Direktorat Jenderal Pajak. Selain itu, untuk rekrutmen mahasiswa ini juga bertujuan untuk menghidupkan Tax Center yang sudah banyak dibuka di kampus-kampus yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak.

Sensus Pajak yang digelar mulai satu Mei 2012 hingga 31 Oktober 2012 akan mendata dua hingga empat juta responden masyarakat, baik usaha badan maupun orang pribadi, guna mengetahui apakah responden sudah terdaftar sebagai Wajib Pajak atau belum. Jika sudah terdaftar, maka Wajib Pajak tetap akan disensus untuk pemukhtahiran data Wajib Pajak tersebut dalam database Master File Wajib Pajak Nasional Direktorat Jenderal Pajak. Untuk Sensus Pajak tahap kedua ini, DJP tetap memprioritaskan mendatangi sentra-sentra bisnis yang belum terdaftar, high rise building dan objek potensial lainnya.

Sensus Pajak juga merupakan upaya DJP dalam rangka menghimpun penerimaan pajak yang nantinya akan digunakan dalam pembiayaan pembangunan negara. Sensus ini tidak akan berlangsung dengan baik tanpa adanya upaya dukungan dari para stakeholder termasuk di dalamnya pemerintah daerah. DJP mengajak pemerintah daerah untuk bekerjasama mendukung upaya sensus ini agar dalam pelaksanaan di lapangan dapat berjalan lancar.

Berdasarkan data Kanwil DJP Jakarta Selatan, jumlah Tax Center yang telah diresmikan di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Selatan sudah berjumlah tujuh. yang semuanya cukup potensial menjadi sumber informasi perpajakan bagi kalangan perguruan tinggi yaitu Universitas Nasional (UNAS), Universitas Pancasila, Universitas Bakrie, Universitas Pembangunan Nasional (UPN), Universitas Satya Negara Indonesia (USNI). Perekrutan mahasiswa dilaksanakan dengan membuka pendaftaran bagi mahasiswa yang berminat untuk menjadi pendamping petugas sensus pajak. Selanjutnya mahasiswa tersebut akan diwawancarai oleh panitia dari Kanwil DJP Jakarta Selatan.

Selanjutnya disampaikan juga oleh Dedy bahwa hal-hal yang diutamakan dalam perekrutan mahasiswa ini adalah kemauan mahasiswa tersebut untuk menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. “Kemampuan komunikasi dan pengetahuan dasar tentang perpajakan salah satu kemampuan yang menjadi pertimbangan kami”, ujarnya. Berdasarkan hasil seleksi Kanwil DJP Jakarta Selatan, terdapat 149 mahasiswa yang berhasil direkrut menjadi pendamping petugas Sensus Pajak Nasional. Mahasiswa-mahasiswa tersebut berasal dari lima universitas yang mempunyai Tax Center di wilayah Kanwil Jakarta Selatan. Selanjutnya Mahasiswa ini akan disebar ke seluruh Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP Pratama) di wilayah Kanwil DJP Jakarta Selatan yang berjumlah 13 kantor.

“Sebelum terjun ke lapangan, mahasiswa akan diberikan pelatihan yang cukup untuk pelaksanaan tugas dalam pendampingan petugas sensus pajak di lapangan. Kanwil DJP Jakarta Selatan mengharapkan sinergi antara petugas pajak dan mahasiswa ini menjadi awal yang mendukung keberhasilan sensus pajak di wilayah Kanwil DJP Jakarta Selatan”, pungkasnya.

Info ====>

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s